Pikiran Sadar Vs Pikiran Bawah Sadar; Penting Mana?

Pikiran Sadar Vs Pikiran Bawah Sadar, Mana Yang Lebih Penting?

pikiran sadar vs pikiran bawah sadar

Artikel ini akan menjelaskan tentang dualisme pikiran sadar vs pikiran bawah sadar.

Anda akan mengetahui tentang:

  • 3 Lapis Pikiran Manusia
  • Apa itu pikiran sadar
  • apa itu pikiran bawah sadar
  • Apa fungsinya masing-masing
  • Bagaimana menggunakannya untuk menjadikan kita lebih baik

So, baca sampai abis ya!

Tentang Penulis

Edward Rhidwan Hipnoterapi Makassar

Hi, nama saya Edward Rhidwan.

Saya adalah seorang hipnoterapis tersertifikat resmi dari The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH), lembaga hipnoterapi terbesar se-Asia. Dan Certified Trainer Hipnoterapi dari Profesional Hipnoterapi Indonesia (PHI).

Selain sebagai hipnoterapis saya juga adalah Chief Marketing Officer (CMO) dari RumahHipno.com.

Saya banyak mempelajari tentang pikiran sadar vs pikiran bawah sadar serta bagaimana menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Begitupun dengan klien-klien saya di klinik hipnoterapi RumahHipno.com, gak sedikit dari mereka yang terbantu keluar dari berbagai masalah dengan memberdayakan pikiran sadar dan pikiran bawah sadar dengan metode hipnoterapi.

So, yuk masuk ke materinya…

3 Lapis Pikiran Manusia

Sebagaimana kita tau, Bapak Psikologi, Sigmund Freud telah membagi pikiran manusia ke dalam 3 lapis kesadaran.

Yakni:

  1. Pikiran Sadar (Conscious Mind)
  2. Pikiran Bawah Sadar (Subconscious Mind)
  3. Pikiran Tidak Sadar (Unconscious Mind)

Freud menggambarkan ketiga lapis pikiran ini seperti gunung es.

3 lapis pikiran

sekarang mari kita uraikan satu per satu dari ketiga lapis pikiran ini.

Apa Itu Pikiran Sadar?

Pikiran sadar adalah pikiran objektif kita.

Jenis pikiran yang kita gunakan dalam berpikir dan bekerja sehari-hari secara sadar.

Tidak memiliki memorit dan hanya bisa memikirkan 1 hal dalam satu waktu.

Menurut Brian Tracy, Pikiran sadar ini memiliki 4 fungsi utama;

  1. Menerima dan mengidentifikasi informasi yang masuk.
    Informasi yang datang, diterima oleh kelima panca indera kita (gambar, suara, rasa, sentuhan, dan bau), maka pikiran sadar akan mengenali bentuk dan jenis informasi tersebut.

    Mengelompokkannya berdasarkan jenisnya. Dan terus mengamati hal-hal yang terjadi di sekitar kita.

    Sebagai contoh, ketika anda lagi berjalan, tiba-tiba terdengar suara orang memanggil nama anda. Maka pikiran sadar akan menangkap suara itu, mencoba mengenali dan mengelompokkannya.

    Kemudian mencari tau darimana datangnya suara itu.
  2. Melakukan perbandingan.
    Fungsi pikiran sadar selanjutnya adalah membandingkan informasi yang diterima dengan isi memori kita.

    Suara yang anda dengar kemudian akan dibandingkan dengan memori yang sudah tersimpan di kepala. Jika informasi suara itu cocok dengan salah satu memori yang ada, maka kita akan berpikir bahwa “kayaknya saya kenal deh sama suara ini.”
  3. Melakukan Analisa
    Setelah itu masuk ke fungsi ketiga yakni, analisa.

    Siapa ya yang manggil saya ini?
  4. Mengambil Keputusan.
    Fungsi terakhir adalah pengambilan keputusan.

    Pikiran sadar kemudian akhirnya akan memutuskan, apa yang harus dilakukan selanjutnya dengan informasi ini?

    Apakah harus berbalik? Apakah harus mengabaikan?

    Menurut Brain, pikiran sadar bekerja seperti halnya komputer biner. Dalam mengambil keputusan, ia hanya berpikir menerima atau menolak data. Pikiran sadar hanya bisa memikirkan satu hal dalam satu waktu.

Semua itu terjadi dalam hitungan sepersekian detik.

Jadi secara umum, pikiran sadar itu berisi:

  • Matematika/hitung-hitungan
  • Logika/analisis
  • Memori jangka pendek
  • pengambilan keputusan
  • Will power

Baca juga: Cara kerja Hipnoterapi

Apa itu Pikiran Bawah Sadar?

Pikiran bawah sadar adalah jenis pikiran yang tidak bisa kita kendalikan secara langsung. Namun mempengaruhi hampir sebagain besar hidup kita.

Secara umum pikiran bawah sadar menyimpan:

  • Kebiasaan
  • Emosi/Perasaan
  • Memori Jangka Panjang
  • Persepsi
  • Keperibadian/Karakter
  • Intuisi
  • Kreativitas
  • Keyakinan
  • Nilai-nilai dasar/Value

Sigmund Freud menggambarkan pikiran bawah sadar berada di bagian bawah lautan. Ia tidak terlihat namun pengaruhnya cukup besar dan nyata.

Sebagai contoh, ketika anda pertama kali belajar untuk bermain gitar. Maka anda akan merasa sulit. Butuh latihan berjam-jam sampai bisa.

Tapi, begitu anda sudah bisa. Maka semuanya akan berjalan otomatis. Anda tidak perlu pikir satu-satu untuk memainkan sebuah lagu yang indah.

Tangan anda berpindah secara semi otomatis dari satu kunci ke kunci lain.

Itulah pikiran bawah sadar.

Baca juga: 6 Cara Memasuki Alam Bawah Sadar

Khusus untuk pikiran tidak sadar (unconscious mind), tidak akan kita bahas secara panjang di sini. 
Sebab itu punya pembahasannya sendiri. Secara ringkas pikiran tidak sadar mengacu pada 
fungsi-fungsi otomatis dalam tubuh seperti, detak jantung, nafas, aliran darah, dan lain sebaiknya.

Perbandingan Pikiran Sadar Vs Pikiran Bawah Sadar

Dari gambaran tentang gunung es pikiran di atas, telah nampak bahwa pikiran bawah sadar mempengaruhi hidup kita lebih banyak daripada pikiran bawah sadar.

Menurut para ilmuwan, perbandingannya gak main-main. Pikiran bawah sadar 80%, pikiran sadar 20%.

Bahkan sebagian menyebutkan 95% : 5%.

perbandingan pikiran sadar dan pikiran bawah sadar

Jadi, mana yang lebih penting

Pikiran sadar atau pikiran bawah sadar?

Jawabannya: kedua-duanya.

Ya, pikiran sadar dan pikiran bawah sadar adalah satu kesatuan dalam pikiran kita.

Meskipun fungsi dan perannya berbeda, namun keduanya bersinergi satu sama lain membentuk hidup kita.

Pikiran bawah sadar bisa jadi punya lebih banyak peran, tapi pikiran sadar juga punya peran yang tak kalah pentingnya.

Dualisme pikiran ini tidak harus dibanding-bandingkan.

Sebagaimana klik kiri dan klik kanan pada komputer keduanya sama pentingnya.

Yang terbaik adalah, bagaimana kita menggunakan keduanya untuk membentuk hidup yang lebih baik sebagaimana yang kita inginkan.

Bagaimana Menggunakan Kekuatan Pikiran Sadar dan Pikiran Bawah Sadar?

Sebagaimana kata, David J. Scwartz dalam bukunya The Magic of Thinking Big, bahwa kuncinya adalah bagaimana membuat pikiran kita bekerja untuk kita.

Bukannya melawan kita.

Hal yang paling pertama untuk menggunakan kekuatan kedua pikiran ini adalah dengan menetapkan tujuan yang jelas yang ingin anda capai dalam hidup.

Tujuan yang jelas dan terstruktur akan membuat pikiran sadar dan pikiran bawah sadar ini akan bekerja untuk membantu anda mewujudkannya.

Selain itu, anda perlu melatih pikiran sendiri untuk selalu berpikir positif.

Sebab baik pikiran sadar maupun pikiran bawah sadar bisa diprogram dengan apa yang kita input ke dalamnya.

Melatih diri berpikir positif, akan memprogram pikiran anda untuk selalu berpikir positif setiap saat.

Hipnoterapi untuk Memprogram Pikiran Bawah Sadar

Jika anda merasa kesulitan, untuk memprogram pikiran bawah sadar, atau mungkin anda berpikir bahwa ada program jahat yang terlanjur terinstall di pikiran bawah sadarmu, maka beruntunglah ada teknik yang terbukti ampuh yang disebut dengan hipnoterapi.

Baca di sini untuk tahu lebih lanjut apa itu hipnoterapi.

Hipnoterapi bisa membantu anda menghilangkan program jahat, emosi negatif, kebiasaan buruk, penyakit mental seperti skizofrenia, kecemasan berlebihan, penyakit fisik karena faktor pikiran dan lain sebagainya di pikiran bawah sadar.

Kesimpulan

Itulah gambaran tentang Pikiran sadar Vs Pikiran Bawah Sadar.

Semoga bisa membantu anda memahami fungsi dan peran penting kedua pikiran ini.

Dan yang paling penting menggunakannya dalam hidup anda untuk menjadi manusia yang lebih baik. Jika butuh layanan hipnoterapi di makassar, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Nah, dari kedua jenis pikiran ini, mana yang menurut anda lebih penting?

Tulis pendapat di kolom komentar ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *